Hadyan Fibrianto Soekarno

Lahir di Yogyakarta pada tahun 1973, Hadyan Fibrianto Soekarno bergabung bersama bagian kerjasama ilmiah dan teknologi IFI – Kedutaan Prancis pada tahun 2015.
 
Insinyur teknik sipil yang lulus pada tahun 1997 dan Doktor dalam bidang automasi dan produksi (kontrol proses) tahun 2001 –keduanya di Prancis- Ia memiliki segudang pengalaman di bidang managemen proyek, dan juga riset dan industri baik di Eropa maupun di Asia Tenggara.
 
 
· Bagaimana anda dapat sampai dalam bidang kerjasama dengan Prancis atau dengan Indonesia ?
Sains selalu menjadi minat saya sejak dulu, oleh sebab itu riset untuk saya adalah sebuah cara untuk memahami sains serta aplikasinya. Saya juga senang menjadi berguna bagi banyak orang. Dan mengapa Prancis ? sebab Prancis merupakan rumah kedua bagi saya di mana saya mengenyam pendidikan tinggi dan karena itu saya mendapatkan banyak pengetahuan saintifik.
 
· Kenapa anda memilih pengalaman ini, apa yang anda harapkan ?
Sekarang ini sebenarnya saya tidak sedang berada dalam riset ilmiah, tapi pekerjaan saya memperkaya koneksi saya, terutama pada para peneliti. Lebih lanjut lagi, pengalaman ini membuat saya memiliki pengetahuan ilmiah baru. Saya yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, menyenangi itu.
 
· Sampai hari ini, apa yang anda rasakan dari pengalaman ini ?
Sangat positif. Tidak hanya saya mendapatkan banyak kolega, tapi juga teman.
 
· Bagaimana anda melihat karir anda sekarang dan bagaimana pengalaman ini memberi dampak pada karir anda ? kehidupan personal anda ?
Pekerjaan saya sekarang ini memungkinkan saya untuk berkembang dalam karir profesional terutama dalam manejemen kerjasama. Secara pribadi, saya sangat berbunga bunga.
 
· Menurut anda, bagaimana pengalaman ini dapat mempengaruhi masa depan anda ?
Saya berharap dapat terus berkontribusi bagi dunia dengan sains., baik itu melalui riset, kerjasama organisasi dll. Dengan pengalaman ini, saya mengembangkan koneksi profesional saya.
 
· Apa yang ingin anda ucapkan pada para pembaca (peneliti, pelajar, pembuat keputusan) terkait pengalaman anda di bidang kerjasama ?
 
Sekarang ini, kita tidak mungkin dapat berkembang sendirian. Kita hanya memiliki satu dunia, dan untuk mempertahankan ketahanannya, kita tidak punya pilihan lain selain bekerjasama, saling bahu-membahu. Ini semua terkait itikad baik.