Kerjasama

Seminar Persiapan Keberangkatan untuk Pelatihan Pengajar Bahasa Prancis di Prancis

 

17 – 21 April 2017

Swissbel Residence, Kalibata, Jakarta

 

Pada tanggal 17 sampai 21 April 2017, 19 guru dan widyaiswara Indonesia mengikuti seminar persiapan sebelum mengikuti pelatihan di Prancis mulai tanggal 22 April.

 

Pelatihan ini akan sangat memungkinkan para guru dan widyaiswara yang telah melewati tahapan seleksi untuk mengenal berbagai pendekatan-pendekatan pendidikan yang berbeda dan inovatif, serta menjadi para pionir terhadap program revitalisasi SMK yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kementerian telah memutuskan untuk mengarahkan para guru dan widyaiswara Indonesia untuk menitikberatkan  pada aspek hubungan struktur pendidikan dengan dunia profesional. Pada tahun 2017, 700 guru dan widyaiswara akan dikirim ke Eropa (100 orang ke Prancis) yang terdiri dari 6 sektor kejuruan : hospitality/tata boga, perikanan dan logistik pelabuhan, pertanian, kelistrikan/energi, teksitl/mode, perawatan pesawat.

 

Vincent Coquin, Penanggung jawab hubungan internasional Sekolah Kejuruan Maupassant kota Fécamp

 

Guna memperkenalkan sistem pendidikan dan kebudayaan Prancis ke para guru dan widyaiswara, Sektor Kerja sama Pendidikan Institut Prancis Indonesia mengadakan seminar persiapan pelatihan yang akan dipandu oleh Thierry Lextrait (tenaga ahli Prancis) dan Vincent Coquin (penanggung jawab hubungan internasional Sekolah Kejuruan Maupassant kota Fécamp) – yang saat ini berada di Indonesia. Seminar persiapan pelatihan ini juga akan diperkaya dengan testimoni-testimoni guru dan widyaiswara Indonesia yang sudah terlebih dahulu mengikuti pelatihan di Prancis pada tahun sebelumnya.

 

Ananto Kusuma Seta, Staf Ahli Menteri Bidang inovasi dan daya Saing

 

Para guru dan widyaiswara ini akan mengkuti pelatihan selama dua bulan di beberapa instansi penerima Kampus Kejuruan dan Kualifikasi. Adalah Unit Pelatihan dan Pendidikan Terpadu yang melakukan sinergi antara para aktor ekonomi, pendidikan dan penelitian yang terdapat di suatu daerah. Untuk periode pelatihan April-Juni 2017, tiga Kampus Kejuruan dan Kualifikasi yang terlibat adalah :

- Kampus Kejuruan dan Kualifikasi bidang Pariwisata, perhotelan dan tata boga di kota Nice

- Kampus Kejuruan dan Kualifikasi bidang industri, energi dan efisiensi energi di kota Fécamp

- Kampus Kejuruan dan Kualifikasi bidang aeronotik dan spasial di kota Toulouse

 

Anas Adam, Direktur pembinaan guru pendidikan menengah

 

Pelatihan guru dan widyaiswara Indonesia gelombang kedua akan dilaksanakan pada September dan November 2017. Berikutnya, akan lebih banyak bidang kejuruan yang terlibat, salah satunya pertanian, bidang kerja sama yang telah lama dimulai dengan Indonesia.