Kerjasama

Indonesia Tamu Kehormatan Edisi Pertama Festival Internasional Pariwisata di Universitas Angers

15 – 17 Juni 2017 

Angers, Prancis 

 

Universitas Angers, Prancis, menyelenggarakan untuk pertama kalinya Festival Internasional Pariwisata pada tanggal 15 s.d. 17 Juni lalu. Serangkaian acara digelar untuk memperkenalkan beragam riset, pemikiran, inovasi dan tantangan dalam dunia pariwisata kepada masyarakat luas. Untuk edisi pertama ini, Universitas Angers memberikan tempat kehormatan kepada Indonesia, salah satu dari negara-negara mitra yang bekerja sama dalam bidang pariwisata. Bertemakan pariwisata dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus merayakan tahun 2017 sebagai Tahun Pariwisata Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan yang ditetapkan oleh, festival ini mengangkat tema tersebut di antaranya melalui forum, seminar, pertemuan antarpegiat pariwisata, pameran buku dan perjalanan.

 

Bagian Kerja Sama Pendidikan IFI turut berpartisipasi dalam forum pariwisata guna menyampaikan berbagai kerja sama yang terjalin antara Prancis dan Indonesia di bidang pendidikan, pendidikan kejuruan dan pendidikan untuk para pengajar. Emilienne Baneth-Nouailhetas, Atase Kerja Sama Pendidikan IFI, berdampingan dengan Amandine Southon dari Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Surya Rosa Putra dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Prancis dan Julien Buot dari Asosiasi ATR (Agir pour un Tourisme Responsable), turut berbagi pengalamannya pada sesi diskusi mengenai perannya sebagai Atase Kerja Sama Pendidikan IFI, serta peran lemabaga-lembaga negara dan swasta dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

 

Duta Besar Indonesia untuk Prancis dan Rektor Universitas Angers mengumumkan bahwa edisi ke-dua Festival Internasional Pariwisata akan diselenggarakan tahun depan di Indonesia.

 

Universitas Angers merupakan mitra kerja sama utama Indonesia dalam bidang pendidikan dan pariwisata. Sejak tanggal 25 Juni s.d. 8 Juli 2017 Universitas Angers menyediakan program pendidikan mengenai warisan budaya dan sejarah, serta gastronomi Prancis kepada ketiga pemenang kompetisi FITE 2017.