Seni Rupa

Tata Boga

Pameran Tunggal Residensi Enora Lalet
24 Februari - 19 Maret 2017
Selasar Sunaryo Art Space

Jl. Bukit Pakar Timur No. 100

Bandung 40198
Tel: +62 22 250 7939
Email: selasar@bdg.centrin.net.id
Website: www.selasarsunaryo.com

Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) bekerjasama dengan IFI Bandungdengan bangga mempersembahkan:


"TATA BOGA"
Pameran Tunggal Residensi Enora Lalet
Berkolaborasi dengan Matthias Lothy
24 Februari – 19 Maret 2017
Ruang B dan Ruang Sayap
Selasar Sunaryo Art Space

Pembukaan:
24 Februari 2017
19.00 WIB
Amphitheater

Diskusi:
25 Februari 2017
15.00 WIB
Bale Handap

-

"Tata Boga" menampilkan 12 seri karya terbaru dari Enora Lalet (www.enoralalet.com) dan Matthias Lothy, yang dibuat selama dua bulan residensi di SSAS. Dalam residensi ini Lalet melanjutkan seri Cooking Faces di mana ia mendayagunakan bahan makanan—mentah ataupun jadi—lokal. Seri karya ini memperlihatkan pertukaran budaya gastronomi khas Prancis dengan kuliner keseharian Indonesia.

"Tata Boga" disertai proyek seni berbasis lokakarya yang difasilitasi Enora dengan mengundang sejumlah seniman muda dan mahasiswa seni Bandung yang berlatar belakang beragam jurusan: seni rupa, kriya tekstil, fesyen dan desain produk. Berjudul /ɡɔːrˈmeɪ/, proyek ini mengajak para partisipan lokakarya—diikuti oleh Adityo Sunarya, Deborah Tasia Sugiyanto & Ayda Khadiva, Elan Budikusumah, Megumi Nurul Aini, Salma Sabrina & Ilham Akbar dan Yoshara Eltyar—mengelola dan mengembangkan gagasan dengan kata kunci “makan” dan “makanan” yang bertautan dengan sejumlah hal: identitas budaya, hasrat konsumsi, mitos dan etika.

---------------------------------------------------------------------------------

"Tata Boga" exhibits 12 new series of works made during Enora and Matthias's 2 months residency in SSAS. In this residency, Lalet continues with her series “Cooking Faces”, where she utilizes food material—both raw and cooked—she found locally. The series visualize cultural exchange of French gastronomy with the daily culinary of Indonesia.

Tata Boga accompanied by a workshop-based art project which facilitated by Enora, inviting a number of young artists and art students in Bandung with diverse educational background: art, textile craft, fashion, and product design. Entitled /ɡɔːrˈmeɪ/, the project invites participants—Adityo Sunarya, Tasia Sugiyanto & Ayda Khadiva, Elan Budikusumah, Megumi Nurul Aini, Sabrina Salma & M. Ilham Akbar and Yoshara Eltyar—to manage and develop ideas with "eat" and "food" as the keyword, which are linked with a number of things: cultural identity, desire for consumption, myths and ethics.

---------------------------------------------------------------------------------